An Englishman in Jakarta

Persis di pukul 20.30 WIB bertepatan tanggal 15 – 12 – 2012, Matthew Gordon Thomas Sumner alias STING menghentak Mata Elang Indoor Stadion dengan “If I ever Lose My Faith In You” dengan sebelumnya sapaan “selamat malam Jakarta” meluncur darinya. Pertunjukan Sting yang kedua kali setelah 18 tahun yang lalu ini pun dimulai.

Penonton begitu heboh mendengar lagu pembukaan dan gaya Sting dalam membuka konser musiknya yang berjudul Sting Back To Bass ini. Di usianya yang sudah berkepala lima, Sting masih memiliki suara yang utuh, stamina yang bagus bahkan bentuk badan yang sangat atletis. Sangat menginspirasi.

Dalam banyak lagunya Sting menyelipkan banyak petuah bijak yang sangat sesuai dengan kehidupan ini. Dalam sebuah lagunya, Sting mengatakan bahwa melakukan sesuatu yang berharga tentulah untuk masa depan (send your love into the future).  Juga banyak lagu-lagu lainnya. Saya tidak ingin menuliskan lagu-lagunya, namun pengalaman saya menonton konser Sting ini.

Sebagai penggemar, tentu saja saya tidak ingin melewatkan konser musik yang sulit untuk diadakan ini. Bersama dengan Bongky (Bassist BIP), kami mendatangi konser ini dengan segudang kepenasaranan. Seperti apakah Sting sekarang dan banyak lagi. Seperti yang saya tulis di atas, Sting ternyata tetap (hampir) tidak berubah sama sekali secara penampilan dari semenjak tahun 1993 saya mengenal Grup The Police.

Sting adalah composer, arranger sekaligus entertainer yang sangat hebat. Kualitas hingga improvisasinya sangatlah terjadi. Dia sepertinya mengerti benar apa yang diinginkan oleh penggemarnya. Meski pada akhirnya tidak semua bisa ditampilkan. Di akhir pertunjukan, saya dan Bongky pulang dengan senyum puas karena berhasil menimba banyak ilmu dari entertainer sejati yang satu ini.

Sting in Action
Sting in Action

Salam kreatif.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.