Beda Multiplier dengan Multitasking

Beda Multiplier dengan Multitasking

Beda Multiplier dengan Multitasking

Banyak orang berusaha melakukan “multitasking” dalam rangka untuk efisiensi waktu. Multitasking adalah sebuah tindakan dimana seseorang mengerjakan 2 atau lebih sebuah pekerjaan dalam waktu yang sama. Salah satu contoh multitasking; dimana seorang dokter gigi melakukan pemeriksaan gigi sembari membantu anak belajar matematika dan menyuapi makanannya.

Riset sudah membuktikan bahwa tindakan multitasking bukanlah hal yang efektif, dikarenakan otak manusia tidak mampu merubah jalan pikir dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya dalam waktu yang sangat singkat. Tindakan multitasking ini malah membuat pekerjaan menjadi lebih lama dan bahkan kualitas kinerjanya menjadi buruk.

Sangat berbeda dengan multiplier. Multiplier adalah melakukan satu hal namun memiliki dampak manfaat yang banyak. Satu pekerjaan namun manfaat banyak. Contoh multiplier; bermain golf sebagai sebuah kesenangan, dengan timbul manfaat menambah relasi dan tentu juga menjadi lebih sehat.

Seperti yang sering saya lakukan, bermain golf untuk kesenangan namun tidak menutup komunikasi dengan pemain golf lain yang berada di lapangan, dan membangun jaringan bisnis. Saya selalu menargetkan minimal berkenalan dengan dua orang yang saya temui di lapangan golf.

Dengan begitu, multiplier lebih mengajarkan efektifitas dan manfaat yang lebih banyak. Begitulah beda multiplier dengan multitasking.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Kreatif.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.