Networking

Ciri-ciri Sikap Profesional dan Meningkatkannya

Dunia kerja atau dunia bisnis, membutuhkan sikap profesional. Profesional dalam menerima pekerjaan, mengerjakan pesanan, memberikan layanan hingga memberi perintah. Tentu, kita pernah mendengar kalimat-kalimat seperti ini; Anda mendapat apa yang Anda berikan, Wajah Anda adalah Harga Anda, Memberi Orang Lain sama dengan Memberi Diri Sendiri dan lain-lainnya. 

Sudah menjadi seharusnya bagi setiap orang untuk meningkatkan sikap profesional. Dengan sikap profesional yang baik, maka pelanggan akan terus kembali, dengan sikap profesional maka banyak orang akan senang berada disekeliling kita. Salah satu ciri sikap profesional adalah menempatkan diri atau sesuatu sesuai dengan penempatannya. Sudah barang tentu bukan pula didasari oleh latar belakang Agama seperti kasus Lurah Susan :).

Dalam pekerjaan, kita dituntut untuk terus menjadi lebih baik dan mengedepankan sikap profesional sekaligus terus menerus meningkatkannya. Bagaimana meningkatkan sikap profesional?

1. Menyapa

Seorang rekan pernah mengajarkan kepada saya bahwa untuk menunjukkan bahwa kita adalah orang yang serius dalam membangun hubungan pekerjaan adalah ketika sedang berjabat tangan dengan seseorang, jabatlah dengan lebih erat. Tidak hanya dengan menjabat seperti sekilas mata. Bukan itu saja, dia juga meminta kepada saya untuk suka lebih dulu menyapa. Menyapa orang yang dikenal dan sebutkan nama dengan baik.

Iya, menyapa. Sebuah tindakan sederhana yang seringkali menjadi hal kecil namun berujung besar. Menyapa mungkin sepele, namun tidaklah mudah untuk melakukannya, apalagi bila kita merasa bahwa kita lebih segalanya dibanding orang yang akan kita sapa. Kita bisa kehilangan kesempatan hanya karena tidak mau menyapa.

Dengan menyapa, maka tanpa sadar senyuman akan ikut terkembang. Ketika senyum ikut terkembang maka kerutan di wajah akan hilang tertutupi senyum, tentu harus tersenyum dengan setulus mungkin dong yaa :D. Sapalah orang yang bertemu dengan kita. Tanyakan kabar, tanyakan kondisi pekerjaannya, tawarkan bantuan dan lain-lainnya. Kita mesti ingat, bahwa segala hal selalu berawal dari Komunikasi. Komunikasi yang baik akan memunculkan hubungan yang baik.

2. Menunjukkan rasa terima kasih .

Saat kita mendapatkan sesuatu, apakah itu bantuan atau hadiah kecil, tunjukkan rasa terima kasih. Dengan ucapan terima kasih yang baik dan tulus, akan memberikan aura positif kepada orang yang telah memberikan bantuan kepada kita. Datanglah kepada orang lain tersebut meski tidak kita kenal untuk mengucapkan terima kasih atas bantuannya.

Terima kasih adalah wujud penghargaan. Dan harga kita akan sebanding dengan cara pengungkapan rasa terima kasih tersebut. Jangan lupakan hal kecil. Tanpa detail yang bagus, yakinlah bahwa apapun yang Anda gambar akan menjadi jelek, bukan begitu?. Nah terima kasih merupakan salah satu detail yang harus kita punya dalam menjaga sikap profesional.

3. Ucapkan Tolong

Hal kecil ini paling sering dilupakan. Apalagi bila posisi Anda adalah orang yang lebih tinggi. Meski dengan karyawan maupun dengan rekan sendiri, akan lebih baik bila setiap permintaan yang akan membuat mereka mengeluarkan tenaganya, kita selipkan kata Tolong. Dengan mengucapkan kata Tolong, kita sudah menghargai bantuannya didepan. Kita mengerti bahwa setiap orang memiliki kesibukannya sendiri sehingga ada baiknya bila mengucapkan Tolong, agar mereka tidak merasa terganggu dengan permintaan kita.

Meminta tolong juga merupakan penanda bahwa kita ini manusia biasa sekaligus manusia yang hebat. Karena dengan ini, artinya kita sudah bisa menempatkan diri untuk memberikan tempat atau penghargaan yang lebih kepada orang yang telah memberi pertolongan. Saat kita merasa hebat, justru saat itu pulalah kita sedang tidak hebat sama sekali.

Salam Sukses.

[xyz-ihs snippet=”1PPCStatic”]

2 thoughts on “Ciri-ciri Sikap Profesional dan Meningkatkannya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *