Data, Statistik dan Korelasi

Sebuah team di Amerika melakukan riset pada banyak karyawan yang sering keluar dari ruang kerjanya sebentar-sebentar saat hari kerja, dan di bandingkan dengan yang tidak pernah istirahat keluar. Ternyata hasilnya adalah oran-orang yang sering keluar ruang kerja itu, dalam 5 tahun kedepan, 41 persen lebih sering kena kanker daripada yang tidak keluar ruang kerja.

Dari data diatas, apakah dapat disimpulkan kalau sering keluar sejenak dari ruang kerja menyebabkan kanker? Bila semuanya benar, dimana letak kesalahan analisanya?

Ternyata, setalah diamati lebih dalam, data itu benar, tetapi yang tidak terlihat adalah orang-orang itu keluar ruang kantor adalah untuk merokok. Jadi lebih mungkin, rokok lah yang menyebabkan lebih banyak terjadinya kanker, bukan keluarnya dari ruang tersebut. Dalam memahami data, kita sering kurang hati-hati, sehingga jadi salah dalam menyimpulkan sesuatu hubungan sebab akibat.

Ketika dihitung hubungan antara jumlah kejahatan disuatu lokasi populasi, ternyata berbanding lurus dengan jumlah polisi yang ada. Apakah bila jumlah polisi kita kurangi maka kejahatan akan berkurang? Ternyata alasan yang lebih benar adalah karena sering terjadi kejahatan jadi lebih banyak polisi di rekrut atau dipindahkan kesana.

Apakah mahasiswa dengan IPK 3.5 lebih pandai dari yang lulus dengan IPK 2.9? Tentu masih tergantung apa kampusnya sama, pelajaran yang dipilih punya tingkat kesulitan yang sama, jurusannya apa, dan seterusnya.

Statistik adalah sebuah ilmu yang sangat penting dan berguna, data sangat penting dalam memahami keadaan, walau bukan pasti benar dan tepat, tetapi setidaknya memberikan sebuah kemudahan pemahaman buat semua orang. IPK 3.5 dengan jurusan dan kelas yang sama dengan IPK 2.9, tentu setidaknya membuktikan orang tersebut lebih baik. Satu angka IPK bisa memudahkan orang memahami dulu “sepinter” apa orang itu saat kuliah.

Angelina Jolie berani melakukan operasi ketika dia tahu bahwa secara statistik dia memiliki kemungkinan 98 persen terkana kanker payu dara atau ovary. Pastikah statistik? Tidak! Tetapi statistik yang baik memudahkan banyak hal dengan unsur ketepatan yang tinggi, seperti Quick Count pada pemilu yang mampu secara cepat memberikan hasil sementara yang cukup presisi.

Industri asuransi; perjudian; jual beli saham; dan seterusnya, bergantung pada statistik dalam mangambil keputusan. Kita perlu untuk lebih paham akan statistik dalam menjalankan bisnis kita.

*Tanadi Santoso. Surabaya, 25 November 2013

[xyz-ihs snippet=”720x90Banner”]

1 comment found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.