Goal, Strategy & Tactics

Goal Strategy & Tactics

Dalam perusahaan kecil dan menengah, jarang sekali ada pemikiran tentang penyusunan “Strategy” yang terarah, kebanyakan pebisnis hanya “Mengalir” saja dan melakukan bisnisnya seperti “biasanya”, dan kadang-kadang mencoba beberapa hal-hal baru yang kalau gagal akan diganti dengan yang lain. Michael Porter dalam buku saktinya “Competitive Advantage” memberikan 3 “generic strategies”, strategi umum yang dipakai perusahaan untuk berkompetisi:

Differentiation atau strategi membedakan diri kita dengan kompetitor, cocok untuk “broad market scope” (market yang besar dan pelanggannya bermacam-macam), dimana perusahaan punya keunikan yang lain dari market yang ada. (contoh: Toko Joger di Bali). Cost Leadership, strategi beaya rendah, cocok untuk market yang besar dimana perusahaan memiliki kompetensi kuat dalam menekan harga pokoknya.

Skala ekonomi membuat kompetitor sulit bersaing dengan mereka. (contoh: Walmart, Hypermart, Giant). Focus, adalah penajaman fokus kita pada “segmen market” khusus yang mampu kita layani dengan sangat baik. Fokus bisa berupa segmen produk/service ataupun pelanggan. (contoh: Vertu, Harley Davidson, LV).

Tentunya ketiga strategi itu tidak cukup, kita butuhkan strategi bisnis yang lebih tajam dan jelas untuk memajukan dan mengembangkan bisnis kita. Dalam menyusun ”Marketing Plan”, hal ini justru jadi kunci yang paling penting. Pada umumnya setahun sekali cukup untuk menyusun dan mengalisa kembali strategi kita.

Penyusunan strategi dimulai dengan analisa 3C: Customers (apa dan bagaimana pelanggan kita berprilaku dalam membeli produk kita), Competitors (siapa dan apa yang dilakukan pesaing kita), dan Company (Perusahaan kita, apa saja keunggulan dan kekurangan kita dimata pelanggan kita, dan bagaimana kita dibanding pesaing kita). Serta memahami perubahan dan trend yang sedang terjadi saat ini.

GOST: Goal/Objective, Strategy, and Tactics.

G/O: Goal (dan/atau) Objective bisa saja berupa target sales 150 Milliar setahun; atau target laba naik 50 persen dari tahun lalu; atau market share naik dari 30 persen menjadi 35 persen; atau produk lebih dikenal masyarakat luas; atau pemakai produk kita untuk usia remaja naik 20% dari tahun lalu; atau kepuasan pelanggan naik 30%. Goal (lebih berupa angka) atau Objective (berupa keadaan yang bisa diukur) sebaiknya hanya ada 1 saja, atau 2, karena semakin banyak semakin kabur apa yang menjadi tujuan kita.

Strategy: Stretegi adalah penyusunan arah tindakan dan pengalokasian sumber daya untuk memenangkan persaingan dalam mencapai tujuan bisnis. Pada umumnya 3 strategi cukup untuk pelaksanaan setahun. Contoh: Untuk mencapai kenaikan 50% sales (Goal), maka strategi yang kita pilih:
•    Menaikan “brand awareness” kita;
•    Menciptakan hubungan yang lebih baik dengan pelanggan kita; dan
•    Menggaet pelanggan baru yang dulunya memakai produk kompetitor kita.

Tactics. Strategy adalah arahan,Tactics adalah pilihan tindakan. Tactics dapat berubah cepat sesuai keadaan pasar dan reaksi pesaing kita, tactics butuh kreatifitas dan kejutan. Jumlah taktik tergantung sumber daya dan lingkup bisnis kita, 1 – 5 tactics untuk tiap strategi cukup.

Dalam contoh diatas:

a. Mulai beriklan di Facebook; Memasang iklan koran secara rutin; Talk show di radio sebulan sekali.

b. Mengundang pelanggan untuk buka puasa bersama; Mendatangi pelanggan minimal sebulan sekali pada saat tidak “selling”; Mengenal lebih dekat setiap orang yang berhubungan dengan bisnis kita (nama anak, ulang tahun, kesukaan; dst).

c. Mencari informasi daftar pelanggan kompetitor dan memberikan penawaran khusus (software company sering memakai ini untuk mengurangi “switching cost” pelanggan); Beriklan yang khusus dibuat untuk pelanggan dari kompetitor dengan komparasi harga/benefit.

Sebuah penyusunan GOST yang baik, haruslah memenuhi FACS: Focused (jelas arah nya), Acieveable (dapat dicapai), Compelling (meyakinkan semua orang), dan Simple (mudah dilakukan). Dalam Marketing, Goal/Objective dan Strategy adalah arahan yang “tetap” yang biasanya ditentukan perusahaan, sedangkan Tactics dapat berubah sewaktu waktu, butuh inovasi, dan sering dapat di “outsource” kan pada perusahaan periklanan atau perusahaan kreatif seperti Alurkria.

“The 15 years old test”: Coba jelaskan GOST anda pada anak berumur 15 tahun, kalau dia mampu mengerti dan yakin tentang mengapa anda memilih tindakan ini, maka berarti penyusunan anda sudah cukup baik.

Menyusun strategy dan tactics tentu tidaklah mudah, perlu pemahaman penuh akan keadaan pasar, industri, pesaing, dan trend saat ini. Setelah ditemukannya GOST inipun, dalam pelaksanaannya akan membutuhkan kerjasama semua department, dan support penuh pimpinan.

Semoga catatan ini berguna untuk membuat bisnis anda lebih sukses.

Salam Sukses.

2 thoughts on “Goal, Strategy & Tactics”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *