Hari Blogger

Hari Blogger, itu Katanya..

Apa itu blogger?, mengapa pula harus ada Hari Blogger untuk memperingatinya? Saya tidak tahu.

Sebagai penggiat dunia digital baik web apps maupun mobile apps, menulis serta menggambarkan aktifiasku di sebuah blog menjadi keasyikan sendiri. Disini, di blog ini saya bisa menjadi raja, budak, pangeran, hingga hulubalang atas diri sendiri. Tidak ada yang berhak memprotesnya.

Saya mengenal blog, sejak tahun 2005. Namun berpindah-pindah nama blog (domain) hingga akhirnya mengkhususkan satu nama domain untuk diri sendiri tahun 2009. Bagi saya, menulis di blog atau biasa disebut ngeblog merupakan sesuatu yang menyenangkan. Bisa mengurangi sampah pikiran, membagi ide dan banyak lagi. Menjadi diri sendiri, begitu istilahnya.

Dan ternyata ribuan bahkan jutaan orang, sekarang mulai ngeblog apalagi kalau ditambah orang luar negeri. Namun apakah sudah pantas untuk memiliki kebanggaan sendiri dengan memberi monumen dalam sebuah hari? Maka itu kembali ke masing-masing pribadi. Setuju atau pun tidak dengan adanya hari Blogger, silahkan persepsikan sendiri. Kalau Anda pusing dengan semua itu, bersyukurlah, itu tandanya Anda masih memiliki kepala.

Banyak kontroversi dan masalah dalam lingkungan serta aktifitas sosial blogger, kembali lagi, tertarik masuk atau mau tetap diluaran itu pilihan masing-masing. Bagaimana pun semua ini bagian dari perkembangan (kalau tidak bisa disebut kemajuan) dalam dunia blog bahkan mungkin di dunia jurnalistik.

Perkembangan tidak selayaknya ditarik kembali ke belakang, karena tidak akan pernah ada perkembangan bila semua bergerak mundur. Hari blogger hanya satu dari bagian identifikasi (seragam) yang dimiliki, masih banyak lagi yang bisa diidentifikasikan dengan kegiatan ngeblog. Salah satunya memberikan informasi tentang banyak hal baik berbayar maupun tidak berbayar.

Tapi blogger yang berbayar itu nyebelin Mas, sok seleb gitu?

Ya biarin saja, kalau mereka ada yang mau membayar maka pantas disebut seleb. Mana ada orang berani membayar tanpa memikirkan feedback yang jelas. Baik itu iklan maupun awareness.

Dan ternyata banyak mafia-nya di komunitas blogger Mas?

Itu sangat bergantung dimana kakimu berdiri. Jadi tak perlulah bermain stigma hanya karena ketidaksukaan personal maupun kelompok. Mau ikut di dalam atau diluar, itu pilihan.

Tetaplah menulis di blog, sebarkan pengetahuan sebanyak mungkin. Meski tidak ada lagi Hari Blogger. Selamat tanggal 27 oktober.

Salam Kreatif.

5 thoughts on “Hari Blogger, itu Katanya..”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *