membahagiakan-diri

Membahagiakan Diri, Salah Satu Kunci Menggapai Sukses

Suatu hari seorang laki-laki yang sangat sedih karena mengalami banyak hutang, beban kebutuhan keluarga yang terus meningkat, dan bisnisnya belum juga menampakkan hasil maksimal. Datang ke tempat orang bijak. Sembari berkeluh dia sampaikan semua kondisi yang sedang dialaminya, dalam kesahnya dia katakan bahwa dunia ini sungguh tidak adil. Karena dia merasa sudah sekuat tenaga berusaha dan berkarya membangun bisnisnya. Kedatangannya untuk meminta saran kepada orang bijak tersebut. Dia takut istrinya meninggalkannya, dan anak-anak mengecamnya karena tidak bisa membahagiakan mereka, ini sungguh tidak membahagiakan dirinya.

“Saya akan memberimu saran namun dengan satu syarat, tolong beritahu saya satu rumah yang tidak memiliki masalah, datang lagi segera setelah menemukannya,” jawab orang Bijak.

Segera berkeliling laki-laki tersebut, dia menanyakan ke setiap tempat yang bisa dikunjunginya. Kunjungan pertama, laki-laki ini pun pergi ke tempat saudaranya yang memiliki banyak mobil sewaan. Dia nampak seperti orang tidak pernah punya masalah, ditambah kekayaannya yang bisa membuatnya selalu pergi kemana-mana setiap bulan.

“Bulan lalu, satu mobilku dibawa pergi sama penyewa dan sampai sekarang tidak pernah kembali. Untuk menutup kerugian itu, sampai sekarang belum bisa aku selesaikan. Sementara sopir jadi ada yang menganggur. Dalam 4 tahun ini, aku sudah kehilangan 6 mobil.” jawab saudaranya.

Kunjungan keduanya berlanjut ke teman dekatnya yang selama ini selalu terlihat bahagia, selalu tertawa riang dimana pun berada.

“Kamu bertanya ditempat yang salah. Aku bukan orang yang tanpa masalah, kartu kreditku macet, tagihan bulanan saja selalu terlambat bayar. Satu-satunya cara untuk tetap semangat ya tertawa,” katanya.

Kunjungan ketiga, dia mendapatkan jawaban “Kamu bertanya ditempat yang salah…” Kunjungan keempat, dia mendapatkan jawaban tak jauh beda dan seterusnya. Hingga berhari-hari dia bimbang mendapatkan jawaban yang tak satupun tanpa masalah. Akhirnya diputuskan untuk kembali ke tempat orang bijak.

“Tidak ada manusia tanpa masalah, tidak ada rumah tangga tanpa masalah, tak ada hidup tanpa masalah,” kata orang bijak ketika bertemu kembali dengan laki-laki tersebut dengan senyum.

—||—

Sering kita lupa untuk berbahagia, sering juga kita kurang paham dengan lingkungan sekitar sehingga berpikir bahwa kita adalah manusia paling menderita di dunia. Keinginan berbahagia tidak akan pernah muncul tanpa kemauan untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita peroleh. Cara berpikir menentukan banyak hal, apa yang kita pikirkan itu pula yang akan terjadi.

Membahagiakan diri merupakan salah satu kunci menggapai sukses dalam kehidupan, dan otomatis juga sukses bisnis. Membahagiakan diri terlebih dahulu sebelum membahagiakan orang lain, menjadi salah satu syarat utama untuk meraih banyak kesuksesan di kemudian hari. Kesuksesan berumah tangga, kesuksesan sosial dan kesuksesan bisnis. Kebahagiaan tidak tergantung dari apa yang orang lain lakukan kepada kita.

Bagaimana cara membahagiakan diri sendiri? Saya akan tulis dilain waktu.

Bagaimana menurut Anda?

[xyz-ihs snippet=”300×250-Ads-Responsive”]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *