Membangun Relasi dengan Elegan

Membangun Relasi dengan Elegan

Menjalin hubungan atau membangun relasi dalam dunia bisnis itu penting. Selain mengembangkan kepercayaan diri, juga bisa bermanfaat untuk diri kita menjadi lebih baik diberbagai hal. Dalam kata lain, Networking (menjalin relasi) adalah bagian penting dalam perjalanan bisnis. Banyak orang mengatakan bahwa Networking merupakan keahlian halus (soft skill), dalam artian tidak berhubungan dengan hal-hal teknis. 

Namun tidak sedikit orang memiliki ketidakpercayaan diri, mereka sering tidak yakin terhadap apa yang dilakukan, mereka selalu ragu dalam menjalin hubungan dengan orang lain, bahkan dalam kondisi sangat membutuhkannya sekalipun. Bila Anda termasuk orang yang tidak memiliki kepercayaan diri namun Anda juga butuh menjalin hubungan dengan banyak orang untuk urusan bisnis maupun lingkungan kantor Anda, berikut cara-cara membangun relasi dengan elegan;

1. Mencari yang Tepat

Membangun relasi atau Networking bukanlah dengan mempromosikan diri kepada semua orang yang kita temui. Ini akan menciptakan kesan “tidak profesional”. Membangun relasi adalah tentang menemukan dan bertemu dengan orang yang tepat, sesuai dengan kebutuhan. Butuh sedikit kerja keras untuk menemukannya, karena kita perlu untuk mengidentifikasi siapa kiranya orang yang “mungkin” tepat.

2. Tawarkan Bantuan

Berpikirlah untuk memberikan apa yang diinginkan orang lain, bukan semata hanya berpikir apa yang bisa mereka lakukan untuk kita. Relasi akan berkembang sesuai chemistry (ketertarikan) dan perlu untuk diarahkan. Yakin dengan kemampuan diri sendiri untuk bisa menawarkan bantuan yang memang dibutuhkan. Singkirkan dulu apa yang kita inginkan dari mereka, bangun lebih kuat relasi yang sudah ada dan keuntungan tidak akan pergi jauh.

3. Peduli dengan Apa yang Orang Lain Pikirkan

Mulailah merubah pikiran untuk lebih peduli dengan apa yang orang lain pikirkan. Tidak perlu merubah diri sendiri untuk bisa lebih peduli dengan orang lain dan menjadi seorang networker yang baik. Perhatikan isyarat dari percakapan yang muncul. Sesekali ajukan pertanyaan, memberi sedikit komentar dengan senyum, ucap terima kasih ketika selesai berbicara, tanyakan kabar ketika bertemu dan buatlah percakapan menjadi menyenangkan.

4. Tunjukkan Apresiasi

Tidak ada yang suka penjilat. Membangun relasi dengan dasar “hanya” menjilat akan membuat diri kita menjadi tampak bodoh di kemudian hari. Tidak akan terjadi koneksi yang tulus bila sudah berawal dari hal ini. Maka tunjukkan apresiasi dengan tulus. Berterima-kasihlah atas waktu yang sudah diberikan oleh orang lain kepada kita, bahkan berterima-kasihlah atas kritik atau saran yang diberikannya. Orang yang peduli dengan kita tentu akan mengkritik kita.

5. Mendengar dengan Tulus

Tidak peduli siapa kita, bila suatu saat di sebuah seminar ada seseorang mendekat dan menyapa kemudian memperkenalkan dirinya, dengarkanlah dia dengan tulus. Tak perlu bertingkah bodoh dengan menganggap diri lebih tinggi, atau bahkan menunjukkan mimik muka tidak senang dengan itu. Ketulusan akan menyenangkan banyak orang, ketulusan akan membangun relasi kita menjadi lebih kuat. Selain bahwa manusia adalah makhluk sosial, namun kita memang butuh menjadi orang yang tulus dengan apapun.

SOCIAL = Search – Offer – Care – Intensive – Ask – Listen.

Salam Sukses.

[xyz-ihs snippet=”1PPCStatic”]

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.