Kontrol Diri Saat Mendengar Kabar Buruk

Kontrol Diri Saat Mendengar Kabar Buruk

Beberapa hari yang lalu, saya menerima informasi yang tidak mengenakkan karena telah terjadi kekurangan dari sebuah project yang dikerjakan oleh Tim kantor. Saya sedih, bingung cenderung frustasi. Terpikir dengan masalah tersebut dan juga terpikir apa yang akan terjadi selanjutnya nanti. Pikiran ini mulai melanglang buana mengarah ke arah negatif. Sampai pada satu titik, saya percayakan diri sendiri bahwa semua ini harus diselesaikan.

Kebanyakan orang, merespon sebuah berita buruk dengan sikap yang buruk pula. Begitu juga dengan saya. Secara bawah sadar, berita negatif atau pikiran negatif bisa benar-benar membuang energi sehingga pikiran kita pun berusaha menolak keras. Namun rupanya ini adalah hal yang tidak selamanya benar. Semakin kita melawan pikiran negatif tersebut, diri kita akan makin terbawa ke dalamnya. Dan bahkan banyak yang akhirnya menikmati pikiran negatifnya sehari-sehari.

Segeralah menenangkan diri dan berpikir “mengapa?”, dan cari lebih lanjut ke dalam diri sendiri atau project tersebut kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang sudah kita lakukan. Mengandalkan ego tentang hebatnya diri kita, tidak akan membantu menyelesaikan masalah-kesalahan yang sudah terjadi. Belajar menikmati berita buruk tidaklah menyeramkan, kita bisa meresapinya, menyelaminya lebih dalam dan membuat diri kita menambah satu titik kedewasaan yang lebih tinggi.

Pada dasarnya, informasi negatif atau kabar buruk adalah salah satu kontributor kesuksesan dan kelangsungan hidup. Rencanakan segera beberapa hal baik untuk mengurangi hal buruk kembali menghampiri kita, namun sekali lagi kita tetap harus ingat bahwa hal buruk itu penting untuk di dengar.

Dan berikut ini beberapa Tips yang bisa dilakukan ketika mendengar kabar buruk;

1. Jangan bunuh pembawa pesan

Setiap orang bisa membuat kita mendengar kabar buruk. Oleh karenanya kita harus bisa menghentikan diri untuk tidak bertindak terlalu “reaktif” atau bahkan over reactive terhadap orang yang memberi informasi tersebut kepada kita. Kenapa begitu? Dalam jangka panjang proses hidup atau proses bisnis, orang-orang ini dapat membantu kita untuk membuat keputusan yang lebih baik. Dalam banyak sebab, informasi yang muncul biasanya tidak disebabkan oleh pengirim pesan. Cobalah terus mengingat hal ini.

2. Cobalah untuk tetap diam dan menerima

Bila kita adalah (mungkin) penerima informasi yang ke sekian atau bahkan yang terakhir. Jadikanlah informasi tersebut sebagai alat pacu untuk mempersiapkan diri dan membuka lebih luas pikiran. Penolakan bukan pilihan yang bijaksana untuk dilakukan, apalagi bila semua informasi dan berita tersebut adalah kenyataan.

3. Jangan biarkan itu menggagalkan semuanya

Pasti Bisa!. Betul, jangan biarkan informasi dan kabar buruk tersebut membuat kita menjadi mundur, jatuh atau bahkan tidak melakukan apa-apa. Kecuali bila kita mulai merenung, mencari cara agar pukulan keras ini bisa terkurangi dan segera membenahi keberhasilan yang sedang dituju. Dalam situasi perencanaan selanjutnya, mundur untuk kemudian maju kembali itu juga sebuah hal yang bijak.

4. Tenangkan diri

Lupakan untuk merespon semua informasi negatif dan berita buruk segera saat itu juga. Buatlah rentang jarak waktu tertentu sebelum kemudian menjawab semua informasi dan berita buruk tersebut. Tetaplah tidur dengan nyenyak. Kita perlu merefleksikan diri sendiri sebelum bereaksi dengan lebih tepat. Jangan mencari solusi saat itu juga. Saya sangat tidak menyarankan langkah pencarian solusi segera ini. Karena akan terjadi solusi yang prematur, lebih baik endapkan semuanya dan biarkan diri kita menyesuaikan diri dengan informasi tersebut. Baru kemudian respon dengan baik.

Mendengar kabar buruk bukanlah sesuatu yang diinginkan, namun bisa terjadi kepada siapa saja. Kembalikan pada diri sendiri untuk mengolah kabar buruk dan informasi didalamnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Orang yang masih mau mengatakan kejujuran meski itu menyakitkan, itulah teman yang masih menyayangi dan teman sejati Anda. Membiasakan diri mendengar hal tidak menyenangkan, akan membuat kita semakin mudah belajar untuk tenang.

Salam kreatif

2 comments found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.