logo berbagi puisi

Menghidupkan Kembali Web Menulis Puisi, Berbagi Puisi

Situs web menulis puisi yang sudah saya miliki lebih dari 4 tahun, sempat bermasalah saat dilakukan migrasi ke server lain. Web menulis puisi ini saya hadirkan karena kecintaan akan dunia sastra terutama dunia tulis menulis. Maka apapun saya lakukan agar situs web Berbagi Puisi ini terselamatkan data-datanya, terutama karya tulisan dari teman-teman yang sudah ikut andil mengisikan karyanya.

Berbagi Puisi ini memang belum sempurna, namun setidaknya bisa menjadi jembatan untuk menulis serta mendapatkan apresiasi maupun mengapresiasi karya tulisan dari penulis lainnya. Bagaimanapun juga, bidang penulisan sastra seperti ini tidak terakomodir oleh sekolah-sekolah di Indonesia. Jadi, situs web menulis puisi ini setidaknya bisa menjadi jembatan untuk terus mengasah kemampuan.

Semua negara maju mengajarkan sastra secara intensif kepada murid-murid sekolahnya, sementara di Indonesia, menulis puisi dianggap perilaku cemen dan tidak keren sama sekali. Sebuah kesalahan karena justru kemampuan bersastra dan menulis puisi akan membawa seseorang berpikir lebih obyektif karena akan memandang dari segala sudut, dan tentu tidak destruktif.

Kembali ke perjalanan menghidupkan situs web berbagi puisi, situs web berbagi puisi ini menggunakan platform wordpress. Yang awalnya di develop dengan mematikan semua fitur update dari core wordpress maupun plugins. Dan disinilah kesalahan utamanya, saat wordpress tidak bisa di update dengan sistem core yang baru maka rentan dengan keamanan, mudah ditembus dan situs menjadi lebih berat. Oleh karenanya pelan dan sabar, saya dibantu beberapa teman membongkar semua bagian untuk memudahkan serta menghidupkan update core untuk kemudian dilakukan migrasi server.

Dengan perjuangan hampir 2 bulan, akhirnya berbagi puisi sudah kembali lagi normal dan sudah bisa digunakan untuk menulis puisi lagi dan juga menulis yang lainnya. Semoga ke depan tidak ada masalah berat lagi. Dan situs web menulis puisi ini bisa langgeng sampai saya tua.

2 thoughts on “Menghidupkan Kembali Web Menulis Puisi, Berbagi Puisi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *