Online Training Site; Business Model

Gambar diatas ada Business Model dari website online training, yang mengedepankan revenue berbasis Free dan Premium service. Saya akan mencoba mem-breakdown Canvas di atas;

– Customer Segment

Free User; Pengguna yang gratis, bisa tetap menggunakan fitur-fitur utama untuk menjalani kegiatan training secara online. Dengan terbatasi beberapa fitur pokok yang berada di Premium User.

– Customer relationship

Mengedepankan tampilan website yang mudah digunakan. Sehingga pengguna merasa nyaman dan mudah mendapati link-link atau menu yang mereka butuhkan.

– Channel

Kita bisa menggunakan beberapa channel untuk membuat website kita bisa dikenali dan akhirnya dikunjungi serta digunakan oleh calon/pengguna kita. Yaitu dengan beriklan di beberapa tempat yang memang dirasa pas untuk dipakai, seperti google adword, FB Ads dan world wide web lainnya.

– Value Proposition

Mengedepankan layanan gratis dan juga layanan premium. Tentu dengan membuat skala masing-masing dari target.

– Key Activities

Pembuatan website setelah melalui pembuatan konsep yang tepat dan kemudian melakukan perawatan lebih lanjut sembari menambahkan fitur-fitur baru yang muncul sesuai kebutuhan.

– Key Resources

Kebutuhan sumber daya bisa dibagi dalam beberapa hal, diatas dicontohkan untuk Developer website masih dibutuhkan. Itu muncul apabila pemilik online training ini tidak bisa membuat website itu sendiri. Tentu juga akan menuntut sebuah server yang bagus untuk domain dan hosting.

– Cost Structures

Pembiayaan yang muncul bisa dibagi menjadi 2, yaitu kebutuhan pokok seperti domain hosting dan perawatan setiap bulan dan kebutuhan tentative seperti pemasaran dan publikasi. Diatas dicontohkan ada beberapa hal yang memang bisa dikerjakan.

– Revenue Stream

Pendapatan bisa diperoleh dari fee premium yang memang sudah dibuat. Juga pendapatan secara benefit yang diperoleh dari free Basic Service.

– Key Partnership

Dalam Business Model Canvas diatas, tidak dimunculkan adanya partner. Namun bila kita memang merasa bisa dan membutuhkan partner, bisa saja dimunculkan dengan kegiatan berpartner dari tempat lain atau online training lain.

—–

Salam.

 

1 comment found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.