Kenali dengan Baik Pencuri Waktu Dalam Kehidupan Ini

Kenali dengan Baik Pencuri Waktu Dalam Kehidupan Ini

Ardi dituntut untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam waktu 1 minggu. Pekerjaan yang dibebankan oleh klien itu, menurut Ardi cukup dikerjakan 3 hari sebelum deadline. Selama 3 hari sebelumnya dia bermaksud mengerjakan hal yang lain lebih dulu. Namun apa yang terjadi?, pada akhirnya Ardi baru bisa mengerjakan pekerjaan tersebut 1 hari menjelang deadline, tentu dengan disertai kerepotan yang timbul karenanya.

Siapakah pencuri waktu Anda sebenarnya?

Pencuri waktu paling hebat adalah Pikiran kita sendiri. Pikiran bisa memanipulasi informasi yang sebenarnya sulit menjadi mudah dan begitu juga sebaliknya. Pikiran juga bisa dengan mudah mengajak diri kita untuk melakukan penundaan dalam banyak hal. Pikiran manusia terbiasa melakukan kesenangan atau mencari (pembenaran) kemudahan atas banyak hal.

Dengan banyak argumentasi bisa membuat seseorang manjadi pemalas, mudah berpersepsi buruk maupun bagus, kebanyakan mikir, yang pada intinya akan mendorong kita tidak melakukan apapun sesegera mungkin. Sehingga tidak terjadi penundaaan atas waktu.

Bagaimana melawan pencuri waktu ini?

Catat semua kegiatan Anda selama 3-5 hari terakhir. Perhatikan kegiatan-kegiatan yang menyita sebagian besar waktu Anda. Tetapkan atau atur pikiran Anda dengan memberikan catatan pada setiap kegiatan dan kemudian tempatkan dalam skala yang tepat. Pasang target atau goal Anda dengan terus mengasah kemampuan untuk membagi perhatian pada berbagai tugas, tujuan dan kewajiban.

Pada kenyataannya, Agenda atau kalender kegiatan tidak lagi menjadi efektif dari segala kegiatan kita. Kenapa? kembali lagi pada argumentasi pikiran, kita dengan mudah menunda atau menghapus jadwal kegiatan di buku Agenda itu sendiri.

Lakukanlah daftar kegiatan yang harus dijalani. Buatlah satu sketsa gambar untuk mencatat dengan detail semua kegiatan (dengan bahasa Headline) Anda. Anda bisa membuat Peta identifikasi kegiatan Anda tersebut ke dalam 4 kategori dibawah ini dengan visual thinking;

1. Urgent – Important
2. Urgent – But not important
3. Not urgent – important
4. Not urgent –¬† not important

Masukkan daftar kegiatan yang harus dilakukan sesuai dengan pengelompokan yang ada tersebut, lakukan satu persatu sesuai jadwal waktu yang sudah Anda terapkan. Hendaknya tidak ada lagi menahan waktu meski sekejap, selesaikan terlebih dulu semua hal yang sudah dimasukkan ke dalam kelompok daftar kegiatan itu.

Poin pengingat, jangan menyingkirkan hobi atau hal-hal yang bisa membuat Anda relax.

4 comments found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.