Selamat Lebaran Idul Fitri

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Hari raya idul fitri, selalu di sambut dengan meriah. Seminggu sebelum hingga hari dimana idul fitri jatuh, ribuan orang berkendara menuju kampung masing-masing. Ribuan orang yang tidak hanya muslim, karena non muslim pun merasakan libur yang panjang. Seperti itulah makna islam seharusnya, bisa menjadi rahmat semua penghuni alam.

Bulan ramadhan selama 30 hari tentu meninggalkan berbagai kesan bagi setiap pelakunya, ada yang sedih harus meninggalkan puasa dikarenakan tugas berat, ada juga yang gembira batal puasa selama melakukan perjalanan menuju kampung, dan banyak lagi hal lain.

Apapun itu, puasa selama sebulan seharusnya menjadikan orang lebih baik ke depan. Tidak hanya sebulan setelah ramadhan namun juga 11 bulan setelah selesai berpuasa ramadhan. Hasil dari perjalanan puasa ramadhan, seharusnya bisa menjadi kontemplasi dahsyat yang menurunkan berbagai macam pikiran negatif dan meninggikan berbagai macam pikiran positif. Perjalanan ibadah puasa merupakan perjalanan batin serta fisik, perjalanan fisik akan menjadikan diri terbiasa menahan terhadap berbagai macam godaan hawa nafsu, dan perjalanan batin selama puasa sanggup menjadikan diri lebih tawadhu serta memahami keinginan Tuhan.

Keberhasilan puasa seseorang ditentukan justru dari hari-hari selanjutnya. Bila masih ada rasa mudah untuk korupsi tanpa merasa malu, juga masih mudah menghakimi orang lain hanya karena beda pendapat, dan masih mudah mengedepankan hawa nafsunya serta lain-lainnya, maka bisa dikatakan gagal puasa seseorang.

Puasa ramadhan bukan pula sebuah waktu untuk bermewah-mewahan dengan menunjukkan diri (riya’) sanggup beribadah sebulan suntuk, bukan pula sebuah waktu untuk “membesarkan diri” dengan memberikan sedekah sebanyak mungkin namun melupakan bulan-bulan setelahnya. Puasa ramadhan merupakan latihan yang bisa dilanjutkan terus menerus, tidak hanya menunggu datangnya bulan ramadhan.

Ketika mendekati hari raya idul fitri sebagai hari kemenangan telah berpuasa, maka kita bisa melihat ratusan hingga jutaan dan milyaran rupiah akan mengalir ke daerah-daerah. Semua ekonomi mendadak hidup, setiap orang mendapatkan rejeki berlimpah dan saling berbagi. Inilah hakikat lain dari perjalanan puasa selama ramadhan. Bahwa bulan ramadhan adalah bulan penuh rejeki.

Penting bagi kita untuk terus bersyukur, menikmati penuh rasa bahagia dengan semua karunia Tuhan ini. Maka hikmah serta ilmu akan bisa didapatkan setelahnya. Orang-orang yang berhasil puasanya akan menjadi lebih rendah hati, orang-orang yang berhasil puasanya akan selalu berpikir positif terhadap siapa dan apapun, orang-orang yang berhasil puasanya akan terus meningkatkan ibadahnya. Orang-orang yang berhasil puasanya akan semakin menghormati orang tua, mencintai nabi dan memahami Tuhan.

Bulan ramadhan bukanlah bulan penebusan dosa, bulan ramadhan merupakan bulan untuk belajar lebih dalam sehingga sanggup menjauhi dosa. Dengan ini pula diharapkan semua muslim yang menjalani bulan ramadhan bisa menjadikan sikap dan sifat selama menjalani puasa ramadhan terjaga meskipun puasa ramadhan sudah melewatinya.

Dan hari raya idul fitri semakin dekat, itu artinya puasa ramadhan akan segera pergi untuk kembali 11 bulan ke depan. Bila ada rasa sedih akan perginya bulan ramadhan ini, jadikanlah diri kita persis seperti saat menjalaninya baik dari segi ibadah sosial maupun ibadah syariah. Jaga terus kebaikan-kebaikan yang sudah kita lakukan di bulan ramadhan ini.

Selamat merayakan hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Salam Kreatif.

2 thoughts on “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin”

  1. Sepakat mas, rahmatan lil’alamiin – aplikasi di masyarakatnya seperti tersebut di atas.. semua orang bersuka cita di hari raya ..

    Mohon maaf lahir & bathin … ~ adetruna sekeluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *