Teknologi Radar Pemantau Pesawat dan Kapal

Teknologi Radar Pemantau Pesawat dan Kapal

Indonesia memiliki lebar dan luas wilayah yang jaraknya sangat jauh. Dibutuhkan kemampuan untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan buruk dalam menjaga wilayah. Selama ini, wilayah pantau pesawat Indonesia bagian barat dikuasai oleh Singapore, di pemerintahan Presiden Jokowi sekarang ini, teknologi radar pemantau pesawat dan kapal mulai akan dikendalikan oleh Indonesia sendiri.

Radar merupakan salah satu sensor utama yang digunakan untuk mendeteksi ancaman. Teknologi pemrosesan sinyal radar terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi serta teknologi signal processing. Ini merupakan salah satu hal yang membedakan antara modern radar dan legacy radar. Pada modern radar, pemrosesan sinyal radar sebagian besar dilakukan secara software based, sedangkan pada legacy radar pemrosesannya masih dilakukan secara hardware based. Hal ini menjadikan modern radar menjadi lebih ringkas, fleksibel, serta dapat diintegrasikan dengan mudah. Indonesia masih memiliki beberapa legacy radar yang dapat dioperasikan. Len melihat peluang ini dan melakukan inovasi dengan mengembangkan Radar Processing & Display Console.

Radar Processing & Display Console merupakan solusi yang ditawarkan oleh Len Industri untuk mengoptimalkan & memutakhirkan fungsi legacy radar yang dimiliki oleh Indonesia. Dengan solusi ini, fungsi legacy radar dapat ditingkatkan setara dengan modern radar tanpa harus mengganti transceiver radar sehingga solusi ini merupakan solusi yang cost-effective. Dengan solusi ini legacy radar dapat memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :

  • Dapat difungsikan sebagai radar ARPA, yang melakukan plot extraction dan tracking secara otomatis.
  • Dapat difungsikan sebagai ECDIS, dimana video radar dapat di-overlay dengan peta laut elektronik dan disediakan fungsi-fungsi umum navigasi seperti kalkulasi Closest Point Approach (CPA), Collision Avoidance, Parallel Index, Route/Waypoint Handling.
  • Melakukan berbagai Radar Video Processing seperti sea clutter, rain clutter, Moving Target Indication (MTI), thresholding, dll.
  • Melakukan distribusi, recording & playback video radar serta memiliki built-in test video generator.
  • Melakukan visualisasi video radar tidak hanya dalam representasi PPI-Scan window, tetapi juga dalam representasi A-Scan & B-Scan window.
  • Dapat diintegrasikan dengan sistem yang lain.

Teknologi yang Digunakan

a. IHO S-57 and S-63 Compliant
Mampu menampilkan peta elektronik yang memenuhi standard IHO S-57 and S-63.

b. Software-Based Radar Scan Conversion
Menggunakan teknologi software based radar scan conversion sehingga radar signal processing dapat dilakukan secara fleksibel.

c. Multi Hypothesis Tracking (MHT)
Algoritma radar tracking yang digunakan merupakan algoritma yang lebih mutakhir sehingga proses tracking radar menjadi lebih handal.

d. Supported Interface Protocols
mendukung berbagai protokol software dan hardware yang umum digunakan pada aplikasi marine seperti : Serial Interface (RS-232, RS-422, RS-485), NMEA, Synchro/Resolver Interface, TCP/IP, dsb.

Baca juga:

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.