Wirausaha = Taktis & Logis

Logic & Tactic
Logic & Tactic

Belakangan ini, dunia wirausaha semakin menggeliat. Menjadi pebisnis/wirausahawan adalah alternatif pekerjaan yang mulai dilirik oleh banyak orang, bahkan oleh orang yang sedang/sudah bekerja di tempat orang lain. Banyak cerita sukses yang berkembang yang membuat semakin banyak orang terinspirasi untuk melakoni dunia wirausaha. Perlahan, lembaga pendidikan seperti kampus juga mulai menyisipkan materi entrepreneurship di dalam pembelajaran pendidikan mereka. Organisasi non profit yang berorientasi dunia wirausaha dan kreatifitas juga semakin banyak bermunculan.

Benarkah usaha/wirausaha itu mudah?

Tidak ada yang mudah dalam setiap hal yang ada di dunia ini. Menjalankan prinsip usaha membutuhkan kekuatan mental yang besar, butuh pula kemampuan untuk bertahan dalam kondisi seburuk apapun, butuh pula kemampuan untuk tetap konsentrasi dengan bidang yang sudah menjadi pilihan dan banyak lagi.

Ada yang mengatakan bahwa melakukan wirausaha membuat diri lebih happy dan merdeka. Ada pula yang mengatakan bahwa wirausaha hanya untuk orang-orang yang hebat. Apapun pendapat yang berkembang terkait itu, wirausaha terletak di bagian “berani” dalam menjalaninya.

Tentu kita sering mendengar kalimat, semakin kita banyak tahu maka semakin kita tidak tahu. Dan dalam menjalani dunia wirausaha ini, kalimat tersebut sangat berpengaruh. Dimana semakin kita tahu apa yang akan terjadi dengan perihal yang sedang dikerjakan maka (biasanya) kita akan semakin takut menjalaninya. So, semua ini hanya tentang berani atau tidak. Yang tentu saja keberanian yang terukur.

Dalam menjalani wirausaha, kita tidak bisa semata mengandalkan “yang penting jalan”. Atau banyak orang menyebut menjalankan otak kanan. Tidak bisa seperti itu. Karena wirausaha menuntut pikiran logis dan taktis kita untuk tetap seimbang. Memahami diri sendiri sebelum menjalankan wirausaha, sangatlah penting. Karena apa yang kita lakukan tentunya untuk masa depan, yang bukan tidak mungkin juga melingkupi masa depan keluarga kita, anak-istri.

Wirausaha = Taktis & Logis. Jadi, wirausaha adalah hasil perkawinan dari pikiran logis dan taktis. Sehingga apa yang dituju, ingin di raih dan lain-lain, bisa terukur dengan baik, tidak asal melakukan.

Salam kreatif.

4 thoughts on “Wirausaha = Taktis & Logis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *