• Aku menulis karena lidahku menahan rindu

Kala Pembeli Ingin Jadi Pelanggan Asal Diberi Harga Murah

Harga Murah

Mas, bisa turun lagi nggak harganya? Biar jadi pelanggan dan nanti saya bawa teman-teman saya agar pesan disini.

Anda pemilik usaha? Saya yakin pernah atau bahkan sering mengalami situasi seperti ini, dimana calon pelanggan menjanjikan akan membawa banyak teman-temannya untuk memesan jasa bila dia diberikan harga yang murah. Dan tebak, dari 10 orang yang mengalaminya hanya 1 orang yang sanggup menolak rayuan calon pelanggan tersebut. Sisanya, segera menurunkan harga dan jadilan kesepakatan transaksi. 

Dalam bisnis rental mobil misalnya, seringkali penyedia jasa rental mobil langsung akan memberikan sewa kendaraannya dengan asumsi “dari pada mobil tidak jalan…”. Karena mobil yang tidak jalan sama dengan tidak ada pendapatan, sementara angsuran mobil terus menerus berjalan.

Ketakutan akan kondisi ini, disadari atau tidak, telah menjadikan persaingan dan pengelolaan bisnis menjadi amburadul. Belum lagi takutnya pelaku usaha akan pesaing skala besar yang sanggup memberikan harga sewa semaunya. Kemampuan pelaku usaha dalam mempertahankan harga memang berbeda-beda, karena sangat dipengaruhi kondisi latar belakang keuangan hingga mentalnya.

Yang Penting Dapat Murah

Namun yang perlu diketahui, bahwa semua orang atau calon pembeli atau calon kostumer yang menjanjikan diri jadi pelanggan demi mendapatkan harga murah, sudah bisa dipastikan bahwa mereka tidak berniat jadi pelanggan, semua itu hanya demi harga murah yang diinginkannya.

Maka sebaiknya tidak tergiur dengan iming-iming akan JADI PELANGGAN ini.

Sudah jadi kenyataan bahwa produk dengan bidang jasa tidak memiliki standar yang sama antara satu penyedia jasa dengan penyedia jasa lainnya. Sementara pelanggan maupun calon pelanggan, hanya berpikir bagaimana caranya bisa menguntungkan dirinya. Mereka hanya berpikir bagaimana bisa mengeluarkan uang sesedikit mungkin dan mendapatkan hasil sebanyak mungkin. Atau yang penting bisa dapat harga murah.

Cara Menghadapi

Untuk menghadapi hal-hal seperti ini, berdasar pengalaman yang sudah saya terapkan dan jalankan, saya ada sedikit tips yang bisa dibagi:

1. Standar Harga

Buatlah standar harga dari setiap layanan jasa yang ditawarkan. Pastikan standar harga tersebut tersampaikan dengan baik kepada calon pelanggan. Terangkan setiap detail yang diperlukan kepada calon pelanggan mana harga yang bisa fix atau tidak bisa ditawar dan mana yang bisa ditawar. Layanan jasa memang tidak memiliki patokan harga, maka perlu untuk memberikan pengetahuan yang sesuai dengan modal dan hasil.

Yakinkan pada calon pelanggan bahwa hasil jasa atau layanan atau karya Anda merupakan yang terbaik dengan harga yang sesuai. Tentunya perlu juga untuk memberikan sedikit hasil tambahan (kejutan) sebagai bagian dari memberi lebih kepada pelanggan.

2. Jangan Takut Menolak

Bila calon pelanggan masih terus merayu agar bisa menurunkan standar harga yang Anda miliki, maka jangan takut untuk menolak. Percayalah kepada diri sendiri bahwa jasa atau pelayanan atau karya Anda memang tidak layak bila dihargai terlalu murah. Tidak perlu untuk takut bila tidak terjadi transaksi, tidak perlu pula takut berlebihan tidak akan laku. Ingat, rejeki itu urusan Tuhan dan kita hanya diwajibkan menjalankan sesuai tuntunannya.

3. Berhenti Melayani

Saat calon pelanggan gigih menawar harga layanan jasa Anda, bahkan dengan memberikan perbandingan harga dengan layanan jasa lain, maka sebenarnya calon pelanggan Anda hanya berniat mencari harga termurah dan tidak berniat mencari hasil terbaik. Segera berhenti melayaninya, jangan kotori pikiran Anda dengan emosi karena dibanding-bandingkan. Fokus kembali kepada layanan jasa Anda dan usaha yang dimiliki. Carilah calon pelanggan lain.

Penting di Ingat

Ada satu hal yang perlu diketahui dan selalu Anda ingat, saat pelanggan sudah menggunakan cara apapun untuk mendapatkan harga yang rendah dari hasil layanan jasa Anda dan berhasil, maka 98% mereka tidak akan kembali menggunakan jasa kita, apalagi membawa banyak teman-temannya untuk menjadi pelanggan Anda.

Jadi, simpan tenaga dari pada habis hanya untuk memperjuangkan kemungkinan 02% dari orang-orang mental miskin tersebut.

Salam Sukses

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

2 Responses

  1. pernah mas, buka jasa tweet sebagai buzzer, eh, dikasih harga normal minta diskon, dikasih diskon minta turun lagi dengan janji bawa temannya buat order juga, katanya temennya mau order, yaudah ditolak deh. 😀 rejeki hilang, tapi lega gak pusing akibat harga rendah minta maksimal.

Leave a Reply

Terkait

Ini Nyambung Loh..

Iman Brotoseno Dirut TVRI

Blogger Senior jadi Direktur Utama TVRI

Pernah dengar Pesta Blogger? Atau pernah nonton film 3 Srikandi yang bercerita tentang 3 atlit panah nasional berikut dengan perjuangannya? Nah, aktor utama dibalik Pesta

Mulai Cara Bikin Situs Web Bisnis Mandiri

Gratis Bikin Tampilan Web untuk UMKM

Untuk menghibur teman – teman pengusaha UMKM yang terkena dampak wabah corona, saya ingin memberikan Hadiah Gratis berupa mempercantik tampilan situs web profil usaha. Syarat:

Langkah Membangun Bisnis

5 Cara Membangun Bisnis Tanpa Modal

“Pak, saya ingin berbisnis tapi tidak punya modal”, tanya seorang mahasiswa. Sebuah pertanyaan wajar dan sering saya temui saat berbicara mengenai bagaimana cara membangun bisnis,

Silaturahmi sangat Berharga - Terima kasih

© 2020 All Rights Reserved