Politik Simbol ala Jokowi

Menyantap Nasi Padang, Politik Simbol ala Pak Jokowi

Hampir 50% lebih penduduk di Indonesia mengenal makanan khas Sumatera Barat ini, salah satu kekayaan asli nusantara yang bahkan mulai dikenal oleh orang-orang luar negeri. Bentuk warung atau rumah makannya yang disertai penyajian khas, membuat kita mudah sekali mengidentifikasinya. Belum lagi begitu mudah ditemukan di hampir setiap jalan raya.

Pak Jokowi memang gemar menikmati makanan khas Indonesia, salah satunya adalah nasi padang. Selain juga terkenal suka mempromosikan produk-produk dari dan di Indonesia.
Semenjak pelaksanaan coblosan dan beliau tampil di tv untuk memberi keterangan singkat, beliau lebih banyak berada di istana berdiam diri. Tiba-tiba saja, hari sabtu tanggal 20 April pukul 11.00 wib beliau muncul di Mal Grand Indonesia.

Bersama Erick Thohir dan beberapa tim kampanye, beliau menikmati jalan-jalan santai menikmati keramaian Mal. Tentu saja ini mengejutkan buat banyak pengunjung Mal Grand Indonesia. Disanalah Pak Jokowi menikmati nasi padang kegemarannya.

Simbol nasi padang dan jalan-jalan woles di Mal

Pertama, kemunculan beliau yang santai berjalan-jalan di Mal atau keramaian, ini menunjukkan bahwa beliau woles saja dengan semakin memanasnya klaim kemenangan dari kubu penantangnya. Sebuah simbol yang menyatakan, beliau tidak terpengaruh oleh perang psikologis yang sedang dilancarkan oleh kubu sebelah.

Ini sekaligus pemberitahuan kepada para pendukungnya untuk tetap santai menanggapi klaim presiden-presidenan yang sedang terjadi. Tetaplah nikmati kehidupan dan kembali ke kesibukan sehari-hari, jangan terus menerus terbawa fokus pada urusan politik.

Kedua, menyantap nasi padang!. Kita semua tahu, Pak Jokowi kalah telak disana, di Sumatera Barat. Bagi pendukungnya, ini seperti tidak bisa diterima karena Sumatera Barat termasuk propinsi yang menjadi prioritas. Dan masih lebih diutamakan dibanding Kalimantan pada periode awal kemarin.

Gejolak sentimen ini dirasakan oleh Pak Jokowi, oleh karenanya beliau menunjukkan kepada banyak orang bahwa meskipun beliau kalah suara di daerah tersebut namun tidak bisa menghilangkan fakta bahwa daerah itu tetaplah wilayah Indonesia.

Inilah contoh nyata revolusi mental dari beliau. Perubahan itu berawal dari diri kita masing-masing bukan menuntut orang lain untuk berubah namun kita duduk manis menonton saja.

Salam Kreatif

Leave a Reply

%d bloggers like this: